CIMAHI, POSKOTA.CO.ID – Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menghibahkan anggaran pembangunan gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi menuai gelombang protes.
Gabungan organisasi masyarakat dan LSM menilai langkah tersebut tidak berpihak kepada rakyat di tengah tekanan ekonomi, bahkan mengancam menggelar aksi besar-besaran di jalan.
LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (PENJARA) bersama Forum Ormas-LSM se-Kota Cimahi menuding Pemkot salah menentukan skala prioritas penggunaan APBD.
Mereka mempertanyakan keputusan mengalokasikan dana hibah untuk pembangunan gedung BNN di Jalan Baros Nomor 33, Kelurahan Leuwigajah, ketika masyarakat masih menghadapi persoalan pengangguran dan melemahnya daya beli.
Baca Juga: Geng Motor Brutal Beraksi di Cimahi-KBB, 19 Orang Jadi Tersangka, 6 Pelaku Berstatus Pelajar
“Langkah ini kami ambil sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi ekonomi nasional maupun daerah yang sedang tertekan,” kata Ketua Umum LSM PENJARA, Andi Halim, Kamis, 30 Juli 2026.
Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran seharusnya membuat pemerintah lebih selektif menggunakan APBD untuk program yang langsung dirasakan masyarakat. Namun, ia menilai Pemkot Cimahi justru mengalokasikan anggaran kepada instansi vertikal yang telah memiliki sumber pendanaan dari APBN.
Ia juga menyinggung pernyataan Ketua KPK, Setyo Budiyanto yang pernah mengingatkan instansi vertikal tidak menerima hibah APBD guna menghindari potensi konflik kepentingan.
Tak hanya soal hibah, gabungan ormas juga melontarkan kritik keras terhadap dugaan tindakan sewenang-wenang atau abuse of power yang mereka tuduhkan kepada oknum BNN Kota Cimahi. Dugaan itu berkaitan dengan penertiban lahan di Jalan Baros yang diklaim telah ditempati DPC LSM PENJARA Kota Cimahi sejak 2011.
Baca Juga: Geng Motor Meresahkan Warga di Cimahi, Bacok Pemuda Saat Jalan Kaki
“Kami tidak menolak pembangunan gedung pemerintah. Yang kami persoalkan adalah proses penertiban yang dinilai dilakukan secara sepihak tanpa komunikasi yang layak,” ujarnya.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.